Sedikit jadi bukit

Ada pepatah yang sejak kecil mungkin kita pernah mendengarnya, bahkan hafal sekali. Pepatah itu bunyinya demikian, “sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.” Sewaktu kecil biasanya kita diperkenalkan pepatah demikian dengan pengertian, bahwa bila kita mengumpulkan uang rupiah demi rupiah, walau cuma setarus rupiah, pada saatnya kita akan dapatkan pundi-pundi uang yang tak terkira banyaknya.

Namun, apabila kita cermati lebih dalam lagi, pepatah ini sesungguhnya tidak hanya sekedar berbicara tentang hidup hemat atau bagaimana ketekuna kita menabung. Pepatah ini bila kita maknai lebih dalam lagi, ternyata pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekadar segepok uang milyaran rupiah. Akan tetapi juga, apabila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan-tindakan kecil kita, maka kita akan dapati kebesaran di dalam jiwa kita sendiri.


Kebaikan yang kita tanamkan, meskipun hanya “membuang duri di jalan“, itu sebuah kebaikan yang dihitung oleh Allah swt, hal ini juga mencirikan sebagai tingkatan orang yang beriman.

Nah, bagaimana tindakan-tindakan kecil ini bisa mencerminkan kebesaran jiwa pemiliknya? Hal ini bisa tercermin, apabila disertai dengan secercah kasih sayang dan juga keikhlasan di dalam niat hati kita serta hanya mengharap ridhoNya semata.

Ketika kita membuang duri atau batu yang menghalangi jalan, kita sadar berbuat itu adalah dengan penuh kasih sayang. kita sadar bahwa duri atau batu yang ada di tengah jalan itu akan bisa mencelakai orang lain apabila kita tidak segera membuangnya.

Ucapan terima kasih, sesungging senyum, sapaan ramah atau pelukan bersahabat (tentunya tidak sembarang peluk orang), adalah tindakan yang mungkin dianggap sepele saja oleh sebagian orang. Namun dalam liputan kasih sayang, ia jauh lebih tinggi daripada jumlah tabungan anda.

Dalam berbuat kebaikan hendaknya tidak tanggung-tanggung mengenai sepele atau besar atau malah ketika kita berbuat baik pengin dilihat orang lain. Dilihat orang atau tidak, percayalah bahwa Allah Maha Melihat.

Posted in mmm. 1 Comment »

One Response to “Sedikit jadi bukit”

  1. Mbah Dipo Says:

    di hadits pun ada riwayat yang menunjukkan pada kita, bahwa ampunan Allah turun pada pelacur yang tidak menganggap sepele perbuatan baik, meskipun sekedar memberi minum seekor anjing..🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: