Polusi Jalan Raya

Akhir-akhir ini wacana tentang kendaraan bermotor dan polusi kendaraan menjadi sangat populer. Apalagi di tengah kehidupan kota Jakarta yang semakin lengkap dengan hiruk pikuknya. Kehidupan Jakarta yang akhir-akhir ini seakan-akan jauh dari suasana lengang. Kelengangan yang di satu sisi bisa membuat hati terasa nyaman kurang bisa di dapatkan dalam glamournya kehidupan di Jakarta.
Kembali ke masalah sebelumnya, yaitu polusi yang kian hari menambah sesaknya udara di Jakarta. Rupanya tidak cukup dengan polusi udara yang marak, polusi suara yang keluar dari motor modifikasipun juga mewarnai kebisingan kota ini. Suara yang keluar dari kendaraan bermotor itu tampaknya sengaja dibikin keras suaranya biar galak dan ditakuti (mungkin). Yang jadi pertanyaan, apakah mereka yang mengendarai motor dengan suara keras itu tidak menyadari atau tidak merasa bising. Kalo mendengar suara yang memekikkan telinga, apakah mereka menjadi bangganya dengan menggeber suara motor mereka seperti itu?
Kalo toh mereka tidak merasa bising, dimanakah nurani dan perasaan mereka terhadap sesama pemakai jalan raya lainnya ketika mendengar suara yang demikian bising dan memekakkan telinga? Adakah kesadaran dalam diri mereka?

Posted in Sosial. 1 Comment »

One Response to “Polusi Jalan Raya”

  1. helgeduelbek Says:

    wah manusia seperti memang bener2 kurang diperhatikan sehingga cari muka. otaknya terbalik.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: