Dimana peran pemimpin?

Coba anda bayangkan bagaimana kalo anda dipimpin oleh orang yang sangat arogan. Kerjaannya tiap hari hanya marah-marah saja, tak lebih. Hasil kerjaan bawahan ada yang salah marahnya minta ampun seperti dunia mau kiamat saja. Nah, kalo kerjaan bawahan bagus nggak ada ekspresinya sama sekali. Ucapan terima kasih pun nggak mau keluar dari mulutnya.

Coba anda bayangkan bagaimana kalo anda tidak diberi kebebasan berekspresi oleh pimpinan anda. Anda kurang bisa menuangkan ide-ide anda untuk pekerjaan yang anda geluti. Anda seperti didikte oleh pimpinan anda terhadap pekerjaan yang anda jalani. Meskipun anda sebagai bawahan, merasa nyamankah bila anda bekerja jika ada perintah, kalo nggak ada perintah mengapa anda lancang untuk mengerjakannya. Apakah anda nyaman dengan suasana yang demikian?

Coba anda bayangkan bagaimana kalo anda merasa terkungkun di tempat anda bekerja. Anda seperti di penjara ketika anda bekerja. Bahkan untuk meluangkan waktu buat keluarga saja hanya beberapa jam saja yang anda dapatkan, dari 24 jam waktu satu hari anda hanya meluangkan waktu berada di rumah hanya 6 – 8 jam saja. Apakah hidup anda hanya digunakan untuk bekerja saja, ataukah anda seorang robot yang diprogram sedemikian rupa yang bekerja penuh demi kepentingan boss pekerjaan?

Coba anda bayangkan bagaimana kalo anda dikurangi haknya. Dari sekian waktu dan tugas yang anda laksanakan selama ini bagaimana rasanya kalo reward yang harusnya anda terima menjadi berkurang atau tidak sebagaimana mestinya? Bagaimana anda merasakannya jika upah yang harusnya bisa menutupi terbuangnya waktu anda selama bekerja menjadi tidak cukup untuk mencukupi kebutuhan hidup anda?

Coba bayangkan, apakah layak seorang pemimpin yang demikian itu memimpin di sebuah instansi yang mempunyai tanggung jawab tinggi terhadap masyarakat? Apakah pemimpin yang demikian dapat dikatakan sebagai pemimpin yang mengayomi dan membimbing bawahannya. Apakah bawahan yang tertindas dengan ulah sang pemimpin yang sedemikian kejam itu tidak boleh menggugat pimpinannya?

Bagaimana dengan adanya ayat yang menyuruh kita untuk taat pada Allah, Rasul dan Pemimpin? Pemimpin yang bagaimana sih yang harusnya dapat kita patuhi? Pemimpin yang seperti apa sih yang harusnya bisa kita jadikan panutan? Apakah selama ini kita hanya melakukan pekerjaan yang konyol saja ketika mematuhi pemimpin yang demikian arogan (istilah itu salah satu komentar dari temen2).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: