Generasi yang buruk

Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan salat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan. (Maryam [19] : 59)

Jika kita sudah menyia-nyiakan shalat kita maka kita adalah termasuk dari salah satu generasi buruk pada zaman kita ini. Keseringan kita dalam melalaikan sholat kita merupakan salah satu indikasi dari hal ini juga. Selain itu kurangnya kesungguhan kita dalam mengaplikasikan sholat kita dalam kehidupan sehari-hari menjadi salah satu factor penentu keberhasilan sholat kita.

Shalat merupakan tiang agama dan amalan yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat yang memiliki fungsi langsung berkaitan dengan komunikasi seorang hamba dengan Rabb-nya. Dalam suatu hadits Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya amalan yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat adalah shalat. Jika ia (shalatnya itu) baik, maka baik pula seluruh amalnya. Sebaliknya jika jelek maka jelek pulalah seluruh amalnya”. (HR. Muslim).

Dari hadits ini menunjukkan bahwa shalat merupakan amalan utama yang akan mempengaruhi perbuatan yang lain. Dan secara psikologis orang yang selalu melaksanakan shalat dengan baik akan mempunyai benteng pertahanan dari perbuatan-perbuatan yang keji dan munkar, hal ini akibat adanya ikatan batin yang kuat antara seorang hamba dengan Rabb-nya. “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar”. (Al-Ankabut: 45). Maka jelaslah suatu kaum atau generasi yang menyia-nyiakan shalat tidak akan mempunyai benteng yang kuat dari perbuatan yang keji dan munkar, sehingga akan cenderung melakukan kemaksiatan.

Ke mana hawa nafsunya condong, ke situlah ia berjalan. Generasi seperti ini tidak memperdulikan apakah sesuatu yang ia lakukan halal atau haram, dosa atau berpahala, yang terpenting bagi mereka tercapai semua yang diinginkannya. Dalam hal berpakaian pun yang penting mode atau sedang trend, tidak peduli apakah pakaian tersebut menutupi aurat atau malah mempertontonkan aurat. Generasi seperti ini hanya akan membawa kesesatan hidup di dunia dan di akhirat.

Selain menyia-nyiakan sholat mereka, generasi yang buruk menurut ayat ini adalah terlalu suka memperturutkan nafsu mereka. Generasi merasa bahwa tanpa adanya penurutan keinginan yang ada dalam diri mereka seolah-olah tidak ada artinya. Menurut mereka hidup itu harus mempunyai kekayaan yang berlebih. Hidup itu harus mempunyai rumah mewah, mobil juga mewah, kalo perlu istri juga melimpah. Generasi yang buruk ini

Posted in mmm. 1 Comment »

One Response to “Generasi yang buruk”

  1. masv1ck Says:

    koq gak habis c penjelasannya…???
    klo mau bagi2 ilmu jgn 1/2″ donk..
    gak enak tau klo 1/2″…

    dimensi5 : maksudnya sih pengin membuka pintu kebenaran yang masih tertutup di otak kita dulu. baru selanjutnya ….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: